Visa Student Australia

australian-studentSebelum masuk ke negeri Kanguru, Australia, para pelajar internasional yang ingin melanjutkan kuliah di Australia harus terlebih dahulu apply visa student Australia sebagai akses/ijin masuknya. Untuk pembuatan visa student Australia ini, para pelajar harus sudah terdaftar di salah satu sekolah kejuruan/universitas Australia. Karena dari kampus yang bersangkutan pelajar akan menerima e-COE (electronic Confirmation of Enrollment/Konfirmasi Pendaftaran) yang nantinya akan digunakan untuk pembuatan visa student Australia. Selain itu, pelajar internasional juga diharuskan mengikuti tes kesehatan di rumah sakit yang telah ditunjuk oleh pemerintah Australia.

Dan yang paling penting adalah bisa menunjukkan bukti keuangan yang mencakup biaya kuliah tahun pertama, biaya hidup 1 tahun di Australia, serta tiket kembali ke negara asal. Kalau dikalkulasikan, jumlah ini mencapai AUD $ 35.000 atau dalam rupiah Rp. 350.000.000. Tujuannya adalah untuk meyakinkan pemerintah Australia bahwa pada saat di Australia nanti para pelajar dapat memenuhi kebutuhan hidup & membayar biaya sekolahnya, dengan kata lain tidak terlantar di Australia. Di Indonesia sendiri, lamanya pembuatan visa student Australia berkisar antara 1 bulan atau lebih tergantung dari kelengkapan dokumen serta hasil tes kesehatan pelajar.

Ada beberapa keuntungan yang bisa pelajar internasional dapatkan dengan visa student Australia ini :

  1. Mendapatkan akses ke asuransi kesehatan untuk pelajar yang disubsidi oleh pemerintah.
  2. Dapat bekerja paruh waktu (part time) selama masa study.
  3. Memiliki jangka waktu lebih lama untuk tinggal di Australia (maksimal berlaku untuk 3 tahun).

Presenting-the-Australian-Flag-to-German-Rotary-Exchange-Student-Mr-Mortiz-Berkholten

Diantara beberapa keuntungan di atas, pastinya yang paling menarik adalah dapat bekerja paruh waktu selama masa study. Yupp.. Dengan visa study Australia, para pelajar internasional diperbolehkan untuk bekerja paruh waktu (part time) maksimal 20 jam per minggu pada waktu kuliah & 40 jam per minggu pada musim libur sekolah. Bidang pekerjaan yang ditawarkan pun beranekaragam, mulai dari retail, jasa pariwisata maupun administrasi dengan tingkat gaji berkisar antara A $ 6-$15 per jamnya. Lumayan kan untuk nambah-nambah uang saku selama di Australia nanti.

Ada berita bagus lagi nih bagi pelajar internasional. Baru-baru ini pemerintah Australia melakukan berbagai kajian mengenai visa study Australia yang dikenal dengan program “Knight Review.” Salah satu hasil dari kajian ini adalah akan diberikannya visa study Australia pasca study (graduate visa Australia) pada lulusan universitas baik di jenjang Bachelor, Master maupun PhD. Visa ini memungkinkan para pelajar untuk bekerja di Australia selama 2 hingga 4 tahun setelah lulus kuliah dan terbuka untuk seluruh bidang study. Rencananya jenis visa ini baru akan diluncurkan pada tahun 2013 mendatang, so tunggu aja updatenya dari education ONE ya.

Peranan agen migrasi Australia menjadi sangat penting dalam apply visa Australia khususnya visa student Australia & graduate visa Australia tersebut. Dengan adanya agen migrasi, kita dimudahkan dalam proses apply visa Australia serta diberikannya info-info terupdate mengenai migrasi ke Australia. Selain itu, agen migrasi dapat membantu pelajar untuk berkomunikasi dengan kedutaan besar Australia seandainya ada kekurangan dokumen dalam pembuatan visa student Australia maupun graduate visa Australia. Beruntung sekali education ONE memiliki agen migrasi resmi Australia dibawah naungan ONE derland Consulting sehingga semua keputusan yang dibuat pada saat apply visa Australia sesuai dengan peraturan terbaru yang berlaku di Australia. Bagi kalian yang ingin melanjutkan kuliah di Australia dan ingin membuat visa student Australia, datang saja ke education ONE, kantor kami beralamat di Jalan Gunung Soputan 1, no 16 A Denpasar Bali, no telp: +62 361 870 5386.